Harvey Barnes menegaskan bahwa dirinya akan memfokuskan karier internasionalnya ke Timnas Inggris, menepis kemungkinan pindah ke Timnas Skotlandia. Keputusan ini diambil setelah musim yang impresif bersama Newcastle, di mana Barnes telah mencetak 12 gol dan menunjukkan performa konsisten di Premier League.

Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, sebelumnya berharap bisa memanggil Barnes untuk memperkuat skuad menjelang Piala Dunia. Namun, pemain berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa ambisinya tetap bermain untuk Inggris, menjaga peluangnya menambah koleksi caps internasional. Clarke sendiri menghormati keputusan Barnes dan menegaskan tidak akan ada negosiasi lebih lanjut.
“Harvey akan berkonsentrasi untuk Inggris, dia tidak akan datang ke Skotlandia,” ujar Clarke. Ia menambahkan bahwa keputusan ini sepenuhnya hak Barnes dan pihak Skotlandia tetap melanjutkan persiapan tim tanpa mengganggu fokus sang pemain.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Steve Clarke dan Persiapan Skotlandia di UEFA Nations League
Skotlandia tergabung dalam Grup B1 UEFA Nations League bersama Swiss, Slovenia, dan Makedonia Utara. Kompetisi musim gugur ini menjadi kesempatan penting bagi Clarke dan timnya untuk mengukur kekuatan menghadapi lawan-lawan Eropa.
Clarke menilai bahwa setiap tim di grup memiliki kekuatan seimbang, sehingga pertandingan diprediksi berlangsung ketat. Ia menyebut bahwa pengalaman dari turnamen sebelumnya, termasuk lolos ke Euro 2020 dan menghadapi Yunani di play-off, memberikan pembelajaran berharga untuk persiapan tim.
Meskipun kehilangan Barnes, Clarke tetap optimis dengan skuad yang ada. Ia menekankan pentingnya strategi dan kerja sama tim untuk menghadapi pertandingan yang menantang melawan Swiss, Slovenia, dan Makedonia Utara.
Baca Juga: Mohamed Salah atau Bruno Fernandes Bisa Gantikan Ronaldo di Al Nassr?
Profil Lawan Skotlandia: Swiss, Slovenia, dan Makedonia Utara

Swiss menjadi salah satu lawan tangguh di Grup B1, dengan performa stabil di kualifikasi Euro 2024, termasuk imbang 1-1 melawan Skotlandia di Cologne. Slovenia, yang baru promosi ke Liga B, belum pernah menang dalam enam laga kualifikasi Piala Dunia, tetapi menunjukkan konsistensi dengan empat hasil imbang.
Makedonia Utara juga promosi dari Liga C dan berhasil lolos ke babak play-off Piala Dunia. Mereka hanya kalah sekali dalam delapan pertandingan grup dan memiliki pemain andalan, striker Bojan Miovski dari Rangers, yang bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Skotlandia.
Mengetahui profil lawan menjadi bagian penting persiapan Skotlandia. Clarke menekankan bahwa setiap tim di grup memiliki tantangan unik yang harus diantisipasi dengan taktik yang tepat.
Tantangan Skotlandia Menuju Piala Dunia
Skotlandia harus tampil maksimal untuk memanfaatkan UEFA Nations League sebagai latihan penting menjelang Piala Dunia. Clarke menegaskan bahwa kompetisi ini bisa membantu tim menguji strategi, membangun kekompakan, dan mengukur kesiapan menghadapi lawan yang lebih kuat.
Meskipun kehilangan Harvey Barnes, tim masih memiliki peluang bersaing dengan Swiss, Slovenia, dan Makedonia Utara. Fokus, disiplin, dan kerja sama tim akan menjadi kunci untuk menghadapi setiap pertandingan.
Dengan persiapan matang, Skotlandia berharap bisa memanfaatkan setiap kesempatan di grup untuk meningkatkan performa dan memupuk kepercayaan diri pemain sebelum menuju ajang Piala Dunia mendatang. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballformguide.net.
