Idola Baru Arsenal Curhat Soal Beratnya Hidup di London

Bagikan

Kepindahan Riccardo Calafiori ke Arsenal menjadi salah satu sorotan besar musim ini. Bek muda asal Italia itu langsung mencuri hati para penggemar lewat penampilan solidnya di lini pertahanan. Di bawah arahan Mikel Arteta, ia berkembang menjadi bagian penting dari skuad yang sedang bersaing di papan atas liga.

Idola Baru Arsenal Curhat Soal Beratnya Hidup di London

Didatangkan dari Bologna pada tahun 2024, Calafiori tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Inggris. Kepercayaan yang diberikan pelatih membuatnya tampil konsisten dan percaya diri. Ia menunjukkan ketenangan, kemampuan membaca permainan, serta keberanian dalam duel satu lawan satu.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Meski begitu, kehidupan di Inggris tidak sepenuhnya mudah. Di luar lapangan, ada tantangan baru yang harus ia hadapi. Bukan soal bahasa atau makanan, melainkan sesuatu yang lebih sederhana namun mengganggu rutinitasnya setiap hari.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Keluhan Besar Soal Lalu Lintas

Ternyata, hal yang paling membuat Calafiori frustrasi adalah kemacetan di London. Kota metropolitan ini dikenal sebagai salah satu kota terpadat di dunia, dengan lalu lintas yang sering tersendat tanpa alasan jelas. Bagi Calafiori, situasi ini cukup menguras kesabaran.

Berbeda dengan banyak pesepak bola yang gemar mengoleksi mobil mewah, ia justru memilih tidak memiliki mobil sama sekali. Meski bisa mengemudi, ia lebih nyaman menggunakan sopir pribadi. Menurutnya, budaya berkendara di Inggris terasa terlalu kaku dan lambat dibandingkan gaya mengemudi di Italia.

Ia mengaku heran melihat kemacetan panjang yang terjadi meskipun tidak ada kecelakaan atau hambatan berarti. Kepatuhan yang tinggi terhadap aturan lalu lintas justru terasa memperlambat segalanya. Perubahan ini memaksanya menyesuaikan kembali rutinitas harian sejak pindah dari kompetisi Italia ke Inggris.

Baca Juga: Liverpool Siap Pecahkan Rekor demi Datangkan Gelandang Terbaik Dunia

Hidup Sendiri di Pusat Kota

Idola Baru Arsenal Curhat Soal Beratnya Hidup di London

Berbeda dengan kebanyakan rekan setimnya yang tinggal di pinggiran kota dekat tempat latihan, Calafiori memilih menetap di pusat London. Keputusan ini membuatnya harus menempuh perjalanan sekitar 50 menit menuju fasilitas latihan setiap pagi.

Sebagian besar pemain Arsenal tinggal bersama keluarga di lingkungan yang lebih tenang. Namun sebagai pemuda yang masih lajang, Calafiori lebih menyukai energi dan dinamika kehidupan kota besar. Ia menikmati suasana ramai yang tidak ia temukan di kawasan pinggiran.

Meski demikian, jarak tempat tinggal membuatnya cukup terpisah dari rekan-rekannya. Ia menjadi satu-satunya pemain yang tinggal di area tersebut. Perjalanan harian yang panjang pun menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya sebagai pemain profesional di Inggris.

Ambisi Besar Bersama The Gunners

Di tengah tantangan adaptasi, performa Arsenal tetap mengesankan. Klub asal London Utara itu terus bersaing di puncak klasemen Premier League. Persaingan dengan Manchester City semakin memanaskan perburuan gelar musim ini.

Calafiori percaya timnya memiliki perkembangan yang signifikan setiap tahun. Ia menilai skuad saat ini lebih matang secara mental dan teknis dibanding musim-musim sebelumnya. Optimisme itu semakin besar dengan peluang bersaing di berbagai kompetisi.

Selain liga domestik, Arsenal juga menatap serius ajang UEFA Champions League. Bagi Calafiori, musim ini bisa menjadi momen penentu. Jika trofi berhasil diraih, mungkin kemacetan London tak lagi terasa begitu menyebalkan. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballformguide.net.