Sassuolo berhasil bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk mengalahkan Udinese 2-1 di Stadio Friuli, sekaligus meraih kemenangan tandang beruntun di Serie A. Kemenangan ini menegaskan kemampuan Neroverdi untuk tampil solid meski berada di luar markas sendiri.

Pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim yang tengah berada di tengah klasemen. Tidak ada tekanan degradasi atau perebutan tiket Eropa, tetapi kemenangan tetap diincar demi menjaga momentum dan kepercayaan diri.
Bagi para penggemar Sassuolo, kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa tim mereka mampu bangkit dari situasi sulit. Kombinasi serangan cepat dan disiplin pertahanan menjadi kunci keberhasilan mereka.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Udinese Unggul Dulu, Suasana Semakin Menegangkan
Udinese sempat memimpin pada menit ke-10 melalui gol Oumar Solet. Pemain asal Prancis ini memanfaatkan umpan Jurgen Ekkelenkamp sebelum menusuk kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kanan yang tak bisa dihentikan Arijanet Muric.
Gol ini sempat membangkitkan optimisme suporter Bianconeri yang setia mendukung tim mereka. Udinese kemudian lebih mendominasi penguasaan bola dan beberapa kali mengancam lini pertahanan Sassuolo.
Meski unggul, Udinese gagal menjaga intensitas serangan mereka. Kesempatan emas yang seharusnya bisa menggandakan keunggulan justru tidak termanfaatkan, membuka peluang bagi Sassuolo untuk membalikkan keadaan.
Baca Juga: Manchester United Tertarik Rekrut Moise Kean dari Fiorentina
Kombinasi Pinamonti dan Lauriente Hasilkan Gol Penyama Kedudukan

Sassuolo mulai menemukan ritme serangan seiring berjalannya babak pertama. Kristian Thorstvedt dan Armand Lauriente beberapa kali menciptakan peluang, termasuk sundulan Thorstvedt yang melenceng tipis dari tiang dekat.
Gol penyama kedudukan tercipta berkat kerja sama apik antara Andrea Pinamonti dan Lauriente. Pinamonti mengoper bola dengan tumitnya ke Lauriente, yang kemudian melepaskan tembakan terukur untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol ini memberi dorongan moral bagi Sassuolo. Tim asuhan Kosta Runjaic semakin percaya diri dan mulai menguasai jalannya pertandingan, memaksa Udinese lebih banyak bertahan.
Gol Balasan Cepat dan VAR yang Membatalkan Harapan Udinese
Hanya dua menit setelah gol pertama, Sassuolo berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1. Sundulan Pinamonti memanfaatkan umpan silang Ulisses Garcia sukses menembus gawang Udinese, mencetak gol kedua yang menegaskan dominasi tim tamu.
Udinese sempat mengira telah menyamakan kedudukan melalui Nicolo Bertola. Namun, VAR membatalkan gol tersebut karena handball dalam proses terjadinya, membuat tuan rumah kehilangan momentum.
Akhirnya, Udinese gagal membalas dan harus menelan kekalahan beruntun. Sassuolo naik ke posisi kesepuluh klasemen, sementara Udinese turun satu peringkat ke posisi kesebelas, menunjukkan dampak penting kemenangan ini bagi persaingan tengah klasemen. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballformguide.net.
