Rencana pembangunan stadion baru milik Manchester United menghadapi hambatan besar. Proyek ambisius yang digagas pemilik saham klub, Sir Jim Ratcliffe, kini diperkirakan bisa memakan biaya lebih dari £3 miliar, jauh melebihi angka awal £2 miliar yang diumumkan setahun lalu. Berbagai kendala, mulai dari harga lahan hingga proses perizinan, membuat proyek ini berisiko molor hingga satu dekade.

Salah satu masalah utama adalah negosiasi harga lahan dengan Freightliner, perusahaan logistik yang memiliki sebagian tanah untuk pembangunan stadion. Mereka meminta harga sekitar £400 juta, sementara tawaran awal Manchester United hanya £50 juta. Perbedaan besar ini membuat proses pembelian berjalan alot dan memperlambat progres pembangunan secara signifikan.
Opsi compulsory purchase order atau pembelian paksa oleh pemerintah bisa menjadi solusi. Namun, meski skema tersebut dipakai, pembangunan tetap diprediksi membutuhkan waktu panjang. Faktor teknis dan kapasitas perusahaan konstruksi yang terbatas menambah risiko keterlambatan proyek hingga sepuluh tahun.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Biaya Membengkak dan Tantangan Konstruksi
Seorang pakar stadion menyebut biaya pembangunan stadion modern saat ini terus meningkat. Dengan angka yang kini melewati £3 miliar, kemungkinan proyek ini terus membengkak sangat tinggi. Selain itu, hanya sedikit perusahaan konstruksi yang mampu menangani stadion berkapasitas besar dengan teknologi modern, sehingga proses pengerjaan menjadi lebih lama.
Kenaikan biaya ini juga dipengaruhi inflasi, harga material, dan kompleksitas desain. Stadion modern saat ini tidak hanya menuntut kapasitas penonton, tetapi juga fasilitas canggih seperti ruang VIP, teknologi digital, dan sistem keamanan terbaru. Semua hal ini menambah nilai proyek secara signifikan.
Meski begitu, Ratcliffe tetap optimistis proyek akan selesai, meski memakan waktu panjang. Stadion baru diproyeksikan menjadi salah satu venue terbesar dan tercanggih di Eropa, yang diharapkan bisa meningkatkan citra klub sekaligus mendatangkan pendapatan tambahan.
Baca Juga: Trent Alexander-Arnold Kembali Dikritik Meski Real Madrid Menang
Old Trafford Dinilai Tertinggal

Dorongan membangun stadion baru muncul karena kondisi Old Trafford dianggap tertinggal dibanding fasilitas modern milik klub rival. Tottenham Hotspur sudah memiliki stadion baru yang disebut terbaik di Eropa, Manchester City dan Liverpool melakukan renovasi besar, sementara Emirates Stadium milik Arsenal masih dianggap modern meski berusia 20 tahun.
Old Trafford bahkan tidak dipilih sebagai salah satu venue UEFA Euro 2028, sementara Etihad Stadium mewakili kota Manchester. Hal ini menimbulkan kritik dari penggemar dan legenda klub, karena stadion legendaris tersebut kehilangan daya saing dalam hal fasilitas, kenyamanan penonton, dan teknologi modern.
Gary Neville, legenda Manchester United, menjadi salah satu tokoh yang mendorong revitalisasi stadion. Ia tergabung dalam tim khusus yang juga melibatkan Sebastian Coe, Wali Kota Greater Manchester Andy Burnham, dan CEO Trafford Council Sara Todd, untuk merancang strategi modernisasi stadion.
Hambatan Politik dan Dukungan Publik
Ratcliffe sempat mencoba melobi pemerintah Inggris agar mendukung pendanaan proyek stadion baru. Ia menilai pembangunan stadion modern dapat memberi dampak ekonomi positif bagi wilayah barat laut Inggris. Namun, kritik kontroversialnya terhadap pemerintah berpotensi menimbulkan hambatan politik, yang bisa memengaruhi dukungan publik dan kemungkinan bantuan finansial.
Selain itu, polemik harga lahan dan proses perizinan menambah kompleksitas proyek. Pemerintah maupun pihak berwenang harus menyeimbangkan kepentingan publik dan kepentingan klub dalam proses compulsory purchase order jika diperlukan. Hal ini diprediksi akan memakan waktu lama sebelum stadion benar-benar dibangun.
Meski menghadapi hambatan besar, Ratcliffe tetap berambisi mewujudkan stadion baru yang modern dan ikonik. Stadion tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol kebanggaan Manchester United, tetapi juga mampu menyaingi fasilitas klub-klub papan atas Eropa. Jangan lupa ikuti footballformguide.net untuk mengetahui informasi berita bola menarik lainnya.
